“Selamat datang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dan Palembang. Pasang sabut pengaman anda sampai pesawat ini benar-benar dinyatakan berhenti oleh otoritas Bandara” demikian pemberitahuan awak cabin Sriwijaya Air yang aku tumpangi. Perjelanan ini lebih sebagai narasumber untuk suatu pelatihan. Bukan sama sekali dimaksudkan untuk wisata. Meskipun acap kali, usai memberikan fasilitasi, aku berkunjung ke destinasi disuatu kota. Jadi begini, di bulan Januari aku ketemu Zulfikar. Anak peternakan UGM dan aktivis disebuah gerakan; Ikatan Pelajar Muhammadiyah. “Bang Mul, bisa ngisi nanti di kagiatan (pelatihan) kami”? demikian Dzul sampaikan saat aku silaturrahim ke rumahnya di mBantul akhir desember 2015. “Oke, mudah-mudahan tidak ada agendaku yang mendesak. Tapi pastinya nanti akan aku beri kabar, ya”? begitu tawarku kepada Dzul. Tidak berapa lama setelah sampai di Selayar Dzul mengkonfirmasi kesediaanku. “Bagaimana, aban...
Ada banyak cara mengelola organisasi atau komunitas. Abad 21 menawarkan sejumlah pendekatan baru, menarik, dan inovatif tentang bagaimana mengembangkan organisasi. Appreciative Inquiry (AI) termasuk salah-satu pendekatan yang menarik untuk digunakan. Lembaga Pengembangan Sumberdaya Insani (LaPSI) PP IPM mengadakan diskusi rutin pada 28 Februari 2016 dengan tema “Menggerakkan Organisasi Pelajar dengan Appreciative Inquiry”. Bukik Setiawan, penulis buku Anak Bukan Kertas Kosong, diundang menjadi pembicara. Bukik Setiawan dikenal sebagai salah-satu praktisi AI di Indonesia. “Appreciative Inquiry itu fokus pada upaya generatif, yakni menciptakan atau melahirkan. Jadi, AI tidak sama dengan berpikir positif” ungkap Bukik menjelaskan posisi AI secara filosofis. Diskusi rutin LaPSI dihadiri oleh aktivis dari organisasi pelajar, mahasiswa, dan pegiat komunitas. Diskusi yang dilaksanakan di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah Jl. KH. Ahmad Dahlan ini mengundang antusias dari aktivi...
Assalamualaikum wr. wb Dalam sebuah acara pengenalan lingkungan sekolah, pasti diperlukan beberapa hal yang menunjang berlangsungnya acara itu. salah satunya dalam acara Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kebayoran Lama. Dalam hal ini, hal terpenting itu ialah Tanda Pengenal/Name Tag Maka dari itu, laman khusus ini admin sudah menyediakan laman untuk Name Tag Peserta FORTASI 2016. Dan di laman ini pula akan diberitahukan Tata Cara Penggunaan Name Tag Peserta FORTASI 2016 tersebut. Langkah ini WAJIB Anda ikuti. Langsung saja admin jelaskan point Tata Cara Penggunaan Name Tag Peserta FORTASI 2016 dibawah ini selengkapnya. Tata Cara Penggunaan Name Tag Peserta FORTASI 2016 PERHATIKAN BAIK-BAIK 1. Pastikan laptop atau komputer Anda terkoneksi Internet stabil. 2. Silahkan klik link bertuliskan "Name Tag Peserta FORTASI 2016" di bawah laman ini. Pilih sesuai unit yang Anda pilih, contoh Anda masuk di unit ...
Komentar
Posting Komentar