Lupakan sementara kisruh mkd, mari mengenal apa peran dan fungsi mkd dalam kepemerintahan

Mungkin saat ini sedang hangat ditelinga kita berita berita yang tidak pernah henti silih berganti dimana setiap media masa Koran dan media public lainnya tidak henti - hentinya menyiarkan, memberitakan dan mengulas informasi informasi terkini tentang Kisruh MKD, akan tetapi sebagian dari masyarakat Indonesia sebenarnya kurang mengetahui atau bahkan tidak pernah tau apa itu MKD, apa peran dan fungsinya dalam kepemerintahan ini, apa hanya mengurus dan membahas masalah saja? Mari kita ulas bersama sama.

Apa Itu Mahkamah Kehormatan Dewan?

Yang pertama pastinya yang akan kita coba ulas adalah mengenai sebenarnya apa itu MKD, apakah itu binatang? Kalaupun binatang apakah menjijikan atau tidak? Berdasarkan dari situs resmi Dewan Permakilan Rakyat, Mahkamah Kehormatan Dewan adalah alat kelengkapan DPR yang bersifat tetap artinya disini kita sudah melihat bahwa MKD adalah sebuah kelengkapan yang dimiliki oleh DPR, pada dasarnya MKD sendiri memiliki tujuan dalam upaya menjaga kehormatan dan keluhuran martabat DPR, jadi sekali lagi jika disimpulkan MKD adalah alat untuk menjaga kehormatan DPR, ibarat wanita berpakaian muslimah, MKD itu adalah pakaiannya sedangkan wanita tersebut adalah DPR, bayangkan jika wanita tersebut tidak berpakaian ditempat umum maka apakah layak disebut sebagai wanita muslimah lagi?

Karena perannya yang sangat penting ibarat pakaian tersebut, MKD menjadi sebuah tolak ukur dalam kehormatan DPR , MKD harus memiliki mekanisme, pengelolaan serta langkah langkah yang tepat dalam menjaga kehormatan DPR, jangan sampai MKD yang diibaratkan pakaian itu sobek bahkan bolong bolong entah dimakan tikus berdasi ataupun tidak menjaga pakaian dengan benar sehingga sangat mudah sobek. Kita berdoa saja semoga hal tersebut tidak terjadi ataupun semakin menjadi.

Peranan dan Fungsi MKD?

MKD sebagai kelengkapan DPR memiliki peranan dan fungsi yang sangat besar khususnya dalam upaya menjaga kehormatan DPR, lembaga ini dibentuk oleh DPR langsung sehingga efektif dalam pelaksanaannya, jika terdapat permasalahan khususnya internal DPR itu sendiri, MKD mempunyai peran penting dalam upaya penanganannya apalagi jika permasalahan tersebut sudah menjadi topic utama dalam berita nasional.

Lalu bagaimana peranan dan fungsinya dalam kepemerintahan?, apakah peranan tersebut hanya untuk DPR saja? Jadi yang harus perlu kita sadari disini adalah DPR merupakan unsur penting dalam kepemerintahan bahkan dari kepanjangannya yaitu Dewan Perwakilan Rakyat, nama tersebut seakan mengartikan bahwa sebagian atau sekelompok orang menjadi perwakil rakyat dalam kepemerintahan, lalu apa maksudnya, ya disinilah maksudnya, saat seseorang menjadi suatu perwakilan itu artinya dia mewakili banyak orang dari yang tidak terwakili, secara otomatis mereka akan menjadi pusat perhatian, menjadi bahan pembicaraan yang mungkin tidak bisa lepas setiap harinya, hal ini berdampak pada banyaknya pro dan kontra sana sini, bagi kalangan yang kontra biasanya mereka senantiasa memberikan fitnah kepada perwakilan tersebut dan seandainya fitnah fitnah tersebut menguat walaupun sebenarnya tidak benar itu akan menjadi senjata mematikan untuk perwakilan rakyat tersebut, alhasil dampaknya adalah demo masa besar besaran padahal hal tersebut tidak benar adanya, nah disinilah kita melihat betapa rapuhnya sebuah intansi kepemerintah yang tanpa memiliki sebuah kelengkapan atribut atau alat yang menjaga para perwakilan rakyat tersebut.

Sampai disini kita sudah mengetahui tentang apa, peranan dan fungsi dari MKD tersebut, yang pasti saat ini negeri kita dihadapkan kepada situasi dimana alat kelengkapan dari DPR ini harus bekerja dengan tepat dan menjadi bagian penting dalam kehormatan para pewakil rakyat, itu artinya secara tidak langsung ada yang tidak beres pada kepemerintahan kita kali ini, jika kembali lagi bahwa MKD diibaratkan pakaian, maka sekarang yang dipertanyakan adalah apakah pakaian muslimahnya sesuai dengan keperibadiannya ataukah pakaian dan keperibadiaannya sama sama tidak beres, mungkin itu menjadi suatu pertanyaan besar untuk kita, yang pasti jangan terlalu memusingkan karna nanti jadi tidak beres, yang terpenting adalah bagaimana kita khususnya para pelajar mampu menyikapinya yaitu menjadi pribadi muslim atau muslimah yang berpakain sopan sehingga tidak ada yang mempertanyakan tentang ketidakberesan yang terjadi. #SalamPelajarMaju

Artikel by : Wahyu Adi Putra (Ketua Bid, Perkaderan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Fasilitator TMU 2016: Perjalanan ke Palembang (1)

Name Tag FORTASI 2016

SEMARAK GEBYAR MUSYDA 13 PD IPM JAKARTA SELATAN